Selama beberapa dekade, masyarakat adat serta yang mewakilkan mereka telah menuntut agar semua kebijakan, pendanaan dan program-program yang bermaksud menangani perkara krisis iklim agar tetap menghormati dan melindungi hak-hak mereka, budaya mereka, serta kehidupan dan pengetahuan mereka. Mereka telah menekankan bahwa mereka harus diperlakukan sebagai pelaku utama – sebagai pihak yang memiliki hak – dalam implementasi solusi-solusi iklim.
Salah satu solusi iklim yang digagaskan dan sedang mendapat perhatian banyak dalam diskusi-diskusi iklim di berbagai tingkatan, adalah ‘pasar karbon’.
Banyak masyarakat dan kelompok adat yang telah dihadadapi oleh pihak-pihak pengembang pasar karbon di wilayah mereka sendiri, dan masyarakat/kelompok ini menyatakan bahwa mereka ingin memiliki lebih banyak informasi tentang topik ini agar lebih paham terdahulu tentang apa pasar karbon dan bagaimana hal tersebut akan berimbas pada mereka. Bahasa teknis dan rumit yang seringkali dogunakan dalam diskusi tentang pasar-pasar ini tidak membantu dalam menjelaskan poin-poin yang ingin disampaikan pada masyarakat. Susunan “artikel uraian” ini adalah Langkah awal dalam menjawab tuntutan masyarakat untuk informasi yang lebih jelas. Pengurai ini berfokus secara khusus pada hubungan antara pasar karbon, hutan, dan hak-hak masyarakat adat.
Read More (PDF)Organization: Forest Peoples Programme
