Bioekonomi Hari Aksi – 7 November 2018

Industrialisasi bioekonomi mengancam iklim, lingkungan hidup dan manusia

[English]   [Español]   [Português]

[PDF]

Lembaga-lembaga swadaya masyarakat menolak dampak dari perkembangan ekonomi berbasis bio yang eksponensial

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara telah memberikan dukungan untuk mengganti bahan bakar fosil dengan biomassa untuk energi, atas nama perubahan iklim. Malah mereka juga mempertimbangkan dukungan untuk produk lain yang terbuat dari bahan-bio, dengan istilah manis yang dinamakan ‘bioekonomi.’

The Biofuture Platform, sebuah prakarsa yang diusulkan oleh pemerintah Brasil dan diluncurkan dengan dukungan dari 20 negara pada tahun 2016 adalah satu contoh. Namun, pengamatan yang lebih cermat pada Platform ini menunjukkan bahwa bioekonomi hanyalah menutup-nutupi peningkatan signifikan bioenergi, bersama dengan ‘bio-produk’ yang tidak tahan lama lainnya yang kredibilitas ramah iklimnya seburuk seperti bioenergi. [1] Uni Eropa dan beberapa negara (yang sejauh ini belum terdaftar di Platform BioFuture) juga mengembangkan ‘strategi bioekonomi’ dengan tujuan serupa. [2]

Organisasi-organisasi yang bertanda tangan di bawah ini khawatir bahwa meningkatnya bioenergi dan bio-produk tidak tahan lama lainnya (yang disebut bioekonomi) akan memiliki dampak buruk bagi iklim, hak asasi manusia, perlindungan alam dan transisi ke sistem energi karbon rendah. Kami menolak Platform BioFuture dan perkembangan serupa lainnya karena alasan berikut:

Buruk untuk iklim:

Untuk mencapai tujuan Kesepakatan Paris yaitu menjaga agar suhu global tidak naik lebih dari 1,5 derajat, kita harus cepat menghentikan emisi dan sekaligus meningkatkan jumlah karbon yang dapat disimpan oleh hutan, padang rumput dan tanah. Bertentangan dengan tujuan ini, Platform BioFuture mendukung transisi sektor energi, transportasi dan industri ke bioenergi dan bio material. Hal ini mengabaikan ilmu pengetahuan bahwa pembakaran biomassa untuk energi akan melepaskan emisi yang sama banyaknya dengan pembakaran batubara [3], sementara produksi dan konsumsi biofuel, bioplastik atau bio material lainnya mengurangi lahan yang tersedia untuk tanaman. Hal ini mengarah ke deforestasi dan konversi lahan lainnya, dan melepaskan nitrogen oksida.

Untuk mengurangi dampak terburuk dari perubahan iklim, maka pemerintah, LSM, akademisi dan sektor swasta perlu bekerja sama mengurangi konsumsi energi yang berlebihan dan mengurangi karbon di sektor energi, transportasi dan industri – bukan hanya memungkinkan orang kaya untuk terus mengkonsumsi berlebihan sementara mereka berpindah ke sumber daya karbon intensif lainnya.

Buruk untuk hak asasi manusia:

Industri bioekonomi meningkatkan permintaan akan lahan untuk pertumbuhan biomassa. Ini akan mendorong deforestasi dan perubahan penggunaan lahan lainnya yang akan berdampak buruk pada manusia. Sebuah studi konservatif tentang potensi biomassa global [4] telah membuktikan bahwa untuk menyediakan lima persen bioenergi bagi energi global, maka lahan yang luasnya lebih besar dari India (386 juta hektar) harus dikonversi. Ditambah dari luasnya lahan tersebut, bioekonomi yang diramalkan BioFuture Platform akan membutuhkan lebih banyak lahan lagi yang dikonversi untuk produksi bio. Asumsi ini berdasar pada sebagian besar lahan yang diperlukan untuk mengkonversi ekonomi bahan bakar fosil ke bioekonomi akan disediakan oleh negara-negara di bumi Selatan. Tetapi permintaan yang terus meningkat akan bahan bakar nabati dan biomassa untuk tenaga panas dan listrik telah menyebabkan perampasan lahan besar-besaran, penggusuran seluruh desa dan berkurangnya akses ke lahan pertanian, sumber daya hutan dan air. [5] Naiknya permintaan akan memperburuk dampak tersebut, terutama di mana hutan digantikan oleh perkebunan, meningkatnya pemakaian racun pestisida dan pelanggaran hak-hak buruh, serta mengurangi air bersih dan hak pangan. Selain itu pengolahan dan pembakaran biomassa untuk energi melepaskan berbagai emisi beracun, menimbulkan risiko kesehatan tambahan.

Buruk untuk alam dan bio diversitas:

Kami berada di tengah krisis bio diversitas yang akan diperparah oleh proposal Platform BioFuture yang akan meningkatkan permintaan atas tanah, air dan hutan. Permintaan minyak sawit dan kedelai telah mempercepat perusakan hutan di banyak negara. Intensifikasi pertanian (dengan lebih banyak bahan kimia, lahan yang kurang ditanami) di Eropa dan Amerika Utara mempercepat penurunan jumlah serangga dan burung. [6] Permintaan akan bioenergi telah menyebabkan penebangan hutan yang sangat beraneka ragam di Amerika Serikat bagian selatan, [7] negara-negara Baltik [8] dan tempat lainnya. Dan seiring dengan berkembangnya perkebunan monokultur, bio diversitas di sektor pertanian berkurang dan alam menderita. Perkebunan untuk bioplastik dan bio material lainnya hanya akan memperburuk masalah ini. Kita perlu mengurangi permintaan atas kayu dan tanaman, bukannya meningkatkan. Ada juga asumsi bahwa produksi produk bio akan sangat bergantung pada penggunaan tanaman, pohon dan mikroba rekayasa genetika, yang semuanya menimbulkan risiko serius bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Buruk untuk transisi yang adil dari ekonomi berbasis bahan bakar fosil:

Visi Platform BioFuture mengalihkan perhatian dan sumber daya jauh dari kenyataan dan ini terbukti baik terhadap perubahan iklim, ketidakadilan energi, sosial dan ekonomi yang berakar di seluruh dunia. Ini akan mendorong subsidi bioenergi lebih banyak dengan mengorbankan energi terbarukan karbon rendah seperti angin dan tenaga surya yang harus ditingkatkan segera. “Bioenergi modern” (biofuel dan biomassa untuk panas dan listrik) yang dipromosikan oleh Platform BioFuture terutama digunakan di negara-negara utara dan industri yang rakus energi yang seharusnya mengurangi konsumsi energi. Bioenergi memberikan jalan keluar dari masalah konsumsi boros industri yang rakus energi.

Lembaga-lembaga yang bertanda tangan di bawah ini memanggil 20 negara dan organisasi multilateral yang menandatangani Platform BioFuture untuk mengakhiri dukungan bioenergi dan produk bio tidak tahan lama lainnya. Kami menyerukan negara lainnya untuk menahan diri mendukung Platform dan tuntutannya. Kami meminta pemerintah untuk memberikan tanggapan yang berarti dan adil terhadap krisis iklim yang menghormati hak asasi manusia, fokus pada teknologi rendah karbon yang terbukti, mengurangi konsumsi dan limbah berlebihan dan melindungi hutan dan ekosistem lainnya.

Referensi

[1] biofutureplatform.org/
[2] lihat ec.europa.eu/research/bioeconomy/index.cfm?pg=policy&lib=strategy tentang strategi Bioekonomi Uni Eropa
[3] lihat biofuelwatch.org.uk/biomass-resources/resources-on-biomass/ daftar penelitian sains yang menujukkan bahwa energi dari kebakaran kayu sama sekali tidak karbon netral.
[4] Biomass Energy: The Scale of the Potential Resource, Christopher B Field et al, Trends in Ecology and Evolution, February 2008; Angka 5% didasarkan atas pengunaan energi sedunia tahun 2005. 5% bearti 27 EJ
[5] Menurut sebuah laporan oleh ActionAid, sampai dengan Mei 2013 investor dari UE mendapat 6 juta hektar lahan di kawasan sub-Sahara di Afrika untuk produksi biofuel. Ironisnya, UE mengimpor hanya sebagian kecil minyak nabati untuk biofuel dari Afrika. Artinya booming biofuel hanya menjadi alat untuk land grabbing dalam skala besar. Dampaknya adalah pengusiran desa-desa dan masyarakat kehilangan akses ke tanah, hutan dan sumber air. actionaid.org/sites/files/actionaid/adding_fuel_to_the_flame_actionaid_2013_final.pdf
[6] lihat contohe360.yale.edu/features/insect_numbers_declining_why_it_matters
[7] lihat contoh dogwoodalliance.org/wp-content/uploads/2017/05/NRDC_2014-2017Booklet_DigitalVersion-resize.pdf
[8] lihat climatechangenews.com/2018/01/16/logging-surge-threatens-quarter-estonias-forest-warn-conservationists/

Organisasi

Organisasi internasional: 

  • Global Forest Coalition
  • Indigenous Environmental Network (IEN)
  • Soroptimist International
  • Women’s International League for Peace and Freedom
  • ActionAid International

Organisasi regional:

  • Birdlife Europe and Central Asia
  • Corporate Europe Observatory – EU
  • Fern – Europe

Organisasi nasional: 

  • Acción por la Biodiversida – Argentina
  • Amigos de la Tierra Argentina – Argentina
  • Kalang River Forest Alliance – Australia
  • Bellingen Environment Centre – Australia
  • Bob Brown Foundation – Australia
  • Kalang Progress Association – Australia
  • “System Change Not Climate Change” – Austria
  • Aliança RECOs – Redes de Cooperação Comunitária Sem Fronteiras – Brazil
  • Movimento Mulheres pela P@Z! – Brazil
  • Grupo de Trabalhos em Prevenção Posthivo (GTP) – Brazil
  • Oykos Capacitação – Brazil
  • No One Left Out (NOLO) – Kamerun
  • Struggle to Economize Future Environment (SEFE) – Kamerun
  • Ecology Action Centre – Kanada
  • Journalists for Human Rights – Kanada
  • Blue Dalian – Cina
  • China Environmental Paper Network – Cina
  • Green Longjiang – Cina
  • Scholartree Alliance – Cina
  • Snow Alliance – Cina
  • Wuhu Ecology Center – Cina
  • COECOCEIBA – Amigos de la Tierra Costa Rica – Kosta Rika
  • Red de Coordinación en Biodiversidad – Kosta Rika
  • Czech Coalition for Rivers – Republik Ceko
  • Forests of the World – Denmark
  • NOAH – Friends of the Earth Denmark
  • EcoHaina – Republik Dominika
  • CESTA – Friends of the Earth El Salvador
  • Estonian Forest Aid (Eesti Metsa Abiks) – Estonia
  • New Wind Association – Finland
  • Finnish Association for Nature Conservation – Finlandia
  • Ilmastovanhemmat (Climate Parents) – Finlandia
  • Kepa – The Finnish NGO Platform – Finlandia
  • Luonto-Liitto – Finnish Nature League – Finlandia
  • Canopée – Perancis
  • Les Amis de la Terre – Perancis
  • Worldview – Gambia
  • Arbeitsreis Regenwald und Artenschutz (ARA) – Jerman
  • BUND Kandertal – Jerman
  • Rettet den Regenwald e.V. – Jerman
  • Seeds Action Network – Jerman
  • Denkhaus Bremen – Jerman
  • The Development Institute – Ghana
  • Abibiman Foundation – Ghana
  • Plataforma Internacional contra la Impunidad – Guatemala
  • All India Forum of Forest Movements – India
  • Centre for Environment Education Himalaya – India
  • Indigenous Perspectives – India
  • JIKALAHARI – Indonesia
  • Kaliptra Andalas – Indonesia
  • KKI WARSI – Indonesia
  • Link-AR Borneo – Indonesia
  • WALHI-Friends of the Earth Indonesia
  • Yayasan Citra Mandiri Mentawai – Indonesia
  • Cevi de Udine – Italia
  • Solidarietà e Cooperazione/CIPSI -Italia
  • SONIA/“SOciety for New Initiatives and Activities” for a Just New World – Italia
  • Coordinadora de Pueblos y Organizaciones del Oriente del Estado de México en Defensa de la Tierra, el Agua y su Cultura – Mexico
  • Frente Amplio No Partidista en contra del Nuevo Aeropuerto y otros Megaproyectos en la Cuenca del Valle de México – Meksiko
  • Grupo Mesófilo A.C. – Meksiko
  • Forest Observatory – Maroko
  • UNAC – Uniao Nacional de Camponeses – Mozambik
  • Association of Collaborative Forest Users Nepal
  • Forest Environment Workers Union Nepal (FEWUN)
  • National Forum for Advocacy, Nepal (NAFAN)
  • Rural Area Development Programme (RADP) – Nepal
  • Food Justice Working Group – Belanda
  • Gender and Water Alliance – Belanda
  • Groene Zon – Belanda
  • Milieudefensie / Friends of the Earth Belanda
  • Nederlands Platform Gentechnologie – Belanda
  • Network Vital Agriculture and Nutrition – Belanda
  • Forest Peoples Programme – Belanda dan Britania raya
  • “Colectivo Voces Ecológicas (COVEC) – Panama
  • HEÑÓI – Paraguay
  • Pastoral de la Tierra del Vicariato Apostólico de Yurimaguas – Peru
  • Kalikasan People’s Network for the Environment (Kalikasan PNE)/Friends of the Earth Philippines – Filipina
  • ZERO – Associação Sistema Terrestre Sustentável – Portugal
  • Ole Siosiomaga Society Incorporated (OLSSI) – Samoa
  • South Durban Community Environmental Alliance – Afrika Selatan
  • AFRICANDO – Spanyol
  • GRAIN – Spanyol
  • Salva la Selva – Spanyol
  • Verdegaia – Spain
  • Protect the Forest – Swedia
  • Les Amis de la Terre-Togo
  • Regional Center for International Development Corporation – Uganda
  • National Association of Professional Environmentalists (NAPE) – Uganda
  • Development Alternatives – Britania raya
  • EcoNexus – Britania raya
  • Gaia Foundation – Britania raya
  • Genetic Engineering Network – Britania raya
  • The Corner House – Britania raya
  • The Real Farming Trust – Britania raya
  • Biofuelwatch – Britania raya dan Amerika serikat
  • Blue Mountains Biodiversity Project – Amerika serikat
  • Dogwood Alliance – Amerika serikat
  • Friends of the Earth US – Amerika serikat
  • Global Justice Ecology Project – Amerika serikat
  • Greenvironment – Amerika serikat
  • Heartwood – Amerika serikat
  • Keep The Woods – Amerika serikat
  • Mangrove Action Project- Amerika serikat
  • Natural Resources Defense Council – Amerika serikat
  • Oakland Institute – Amerika serikat
  • Partnership for Policy Integrity – Amerika serikat
  • Pivot Point – Amerika serikat
  • Rainforest Relief – Amerika serikat
  • RESTORE: The North Woods – Amerika serikat
  • Save Our Sky Blue Waters – Amerika serikat
  • Southern Environmental Law Center – Amerika serikat
  • Tribe of the Oak – Amerika serikat
  • Women’s Earth and Climate Action Network (WECAN) – Amerika serikat
  • Stand.earth – Amerika serikat dan Kanada